
PENGADILAN AGAMA TULANG BAWANG TERIMA AUDIENSI UNIVERSITAS SABURAI BANDAR LAMPUNG, BAHAS RPL UNTUK DUKUNG PENINGKATAN KARIR ASN

Tulang Bawang– Pengadilan Agama Tulang Bawang menggelar kegiatan sosialisasi dan audiensi bersama Universitas Saburai Bandar Lampung pada Kamis, 31 Juli 2025 pukul 09.00 WIB bertempat di ruang Sidang kantor Pengadilan Agama Tulang Bawang. Acara ini dihadiri oleh seluruh Pegawai Pengadilan Agama Tulang Bawang bail dai Ketua, Wakil, Panitera, Sekretaris, Para Panmuda Para Kasubbag, CPNS serta seluruh staf dan PPNPN. Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pengadilan Agama Tulang Bawang yang menyampaikan apresiasi terhadap komitmen dunia pendidikan dalam mendukung pengembangan jenjang karir ASN. “Kami sangat mendukung program pendidikan lanjutan yang selaras dengan kebutuhan dan kemajuan aparatur peradilan,” ujarnya.



Bapak Reza Pahlevi S.E., M.M. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Saburai Bandar Lampung menyampaikan pemaparan mengenai program RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) yang dirancang untuk mempermudah akses pendidikan tinggi bagi pegawai. RPL memberikan pengakuan atas pengalaman kerja yang relevan, sehingga peserta dapat menempuh masa studi yang lebih singkat. Selain fleksibel karena dilakukan secara daring, program ini juga menawarkan biaya pendidikan yang terjangkau. Para peserta sosialisasi menunjukkan antusiasme atas penjelasan tersebut dan mengajukan berbagai pertanyaan terkait teknis pendaftaran.Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara dunia akademik dan lembaga peradilan dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia. Universitas Saburai Bandar Lampung sebagai mitra strategis menyampaikan kesiapan mendukung ASN yang ingin melanjutkan studi melalui skema RPL. Diskusi interaktif juga membahas peluang pengembangan keilmuan hukum dan administrasi peradilan. Diharapkan kegiatan ini menjadi langkah awal pembukaan akses yang lebih luas terhadap pendidikan formal berbasis pengalaman kerja. (Dok. Tim TIpatuba).





















0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberi tanggapan.